Jenis Nama Gorden Yang Perlu Diketahui

Jenis Nama Gorden – Penutup jendela atau yang sering disebut dengan gorden memiliki fungsi utama sebagai alat untuk mengatur jumlah cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan melalui jendela. Gorden atau penutup jendela secara garis besar dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuk dan cara melipatnya. Untuk itu, Anda perlu mengetahui jenis nama gorden ketika ingin menghias jendela rumah dengan gorden yang tepat baik dari segi model, tingkat privasi yang diinginkan, dan kemampuan gorden tersebut untuk menjuntai ke bawah.

Jenis Nama Gorden

Elemen pelengkap jendela ini tidak hanya sekedar memberikan privasi dan membatasi cahaya yang masuk ke dalam ruangan, tetapi juga dapat menambahkan warna dan gaya tertentu di dalam ruangan. Gorden termasuk jenis penutup jendela yang paling terkenal. Di negara Asia, penutup jendela biasa disebut dengan gorden. Sementara itu di negara barat, gorden lebih sering disebut sebagai drapery. Namun sebenarnya gorden tidak sama dengan drapery. Supaya lebih jelas, berikut ini adalah beberapa jenis nama gorden yang perlu diketahui.

Gorden Geser

Gorden geser merupakan jenis yang paling banyak digunakan untuk jendela-jendela di rumah hunian. Gorden tersebut dapat dibuat dari berbagai macam jenis kain dan dapat dibuka atau ditutup cukup dengan menggesernya. Setiap jenis kain yang dipilih untuk gorden tersebut mampu memberikan kesan tersendiri. Contohnya, gorden dari kain beludru mampu memberikan kesan elegan, tenun atau sutra terkesan mewah, gorden lace memberikan kesan terbuka dan sejuk, dan masih banyak lagi. Pemilihan warna dan motif perlu dipertimbangkan dengan matang agar gorden tersebut nantinya dapat terlihat harmonis dengan interior rumah.

Vitrase

Ini adalah jenis gorden yang berupa tirai tipis. Vitrase dapat dengan mudah memasukkan cahaya matahari ke dalam ruangan meskipun dalam intensitas yang tidak terlalu banyak. Fungsi utama dari vitrase adalah menghalangi pandangan dari luar ke dalam jendela. Jenis bahan yang banyak digunakan untuk vitrase biasanya adalah renda atau lace karena sifat bahannya yang tipis. Jenis tirai ini umumnya digunakan untuk rumah hunian. Vitrase umumnya cukup sering dicuci yaitu minimal 3 minggu sekali karena mudah terkena debu.

Jual Roller Blind di Jakarta

Roller Blind

Sesuai dengan namanya, jenis gorden ini dibuka dan ditutup dengan cara menaikannya, dilipat, atau menggulung ke atas. Tirai yang berlipat dan dinaikkan tersebut dikenal dengan nama roman blind. Sementara itu, tirai yang digulung dikenal dengan sebutan rolling blind. Material dari bahan ini dapat dibuat dari beberapa jenis bahan seperti kain katun atau kanvas. Roller blind menjadi pilihan penutup jendela yang ideal untuk perkantoran, café, atau rumah hunian yang memiliki jendela berukuran besar.

baca juga  Cara Memasang Gorden Vertical Blind Secara Tepat

Jual Vertical Blind Jakarta Selatan

Vertical Blind

Jenis gorden ini dibuka dan ditutup dengan cara digeser dan dibantu dengan seutas tali, dilipat, atau menggulung ke samping. Vertical blind merupakan gorden dengan ciri-ciri terdiri dari bilah vertikal dengan lebar 10-12 cm dan berjajar. Gorden ini dapat dibuat dari beberapa pilihan bahan di antaranya adalah kanvas dan kain. Biasanya vertical. blind digunakan untuk perkantoran atau hotel.

Jenis Gorden Jendela

Drapery

Drapery merupakan jenis gorden yang memanjang dari atas jendela dan menjuntai hingga ke lantai. Drape biasanya memiliki lipatan-lipatan di bagian atas dan terbuat dari bahan yang tebal dan berat seperti sutra, beludru, atau bahan lainnya. Gorden drapery biasanya mampu memblokir cahaya yang masuk dari luar.

Grommet

Gorden Grommet saat ini menjadi pilihan yang cukup banyak diminati. Gorden ini memiliki desain yang casual dan sederhana. Bahan yang digunakan untuk pembuatan gorden ini biasanya menggunakan kain yang ringan hingga memiliki bobot sedang. Ciri khas dari gorden grommet adalah memiliki ring di bagian atas sebagai tempat untuk memasukkan tiang gorden. Grommet termasuk gorden yang dapat dibuka tutup dengan mudah.

Sheer atau Transparan

Jenis gorden ini memiliki ciri khas tembus pandang atau transparan sehingga kurang memberikan privasi dan tidak dapat memblokir cahaya yang masuk dari luar. Jenis gorden ini mampu memblokir pandangan dari luar ke dalam. Jika Anda mencari gorden yang dapat memblokir cahaya, maka gorden ini bukan pilihan yang tepat.

Casement Curtain

Jenis gorden ini memiliki kantong-kantong yang dijahit di bagian atas panel gorden yang menjadi tempat untuk memasukkan tiang. Jenis gorden ini biasanya terbuat dari bahan yang ringan dan memiliki tampilan yang casual. Jenis gorden ini juga dapat menggunakan kain dengan berbagai motif seperti bunga-bunga atau corak lainnya untuk membuat ruangan terkesan lebih berwarna.

Tab Top

Tab top adalah gorden dengan rongga yang besar di bagian atas. Satu gorden biasanya memiliki beberapa lubang dengan lipatan yang besar. Gorden jenis tab top biasanya digunakan untuk jendela yang jarang dibuka karena jenis gorden ini cukup merepotkan untuk dibuka-tutup. Apalagi kain yang digunakan untuk tab top biasanya juga menggunakan bahan dengan ketebalan medium sehingga cukup sulit untuk membuka dan menutupnya.

Pinch Pleated

Ini adalah jenis gorden yang didesain dengan lipatan atau wiru di bagian atas. Pinch pleated adalah jenis lipatan gorden yang paling banyak dijumpai di pasaran. Biasanya gorden ini memiliki 1-3 lipatan yang dijahit di bagian tengah dengan jarak yang konsisten sehingga lipatan tersebut dapat terlihat di bagian atas dan bawah jahitan. Untuk memasang ke tiang, diperlukan ring atau pengait yang sebelumnya telah dipasang terlebih dulu di gorden.

baca juga  Kenali Jenis Kain Gorden Jendela Sebelum Membelinya

Goblet Pleat

Jenis gorden ini memiliki 3 wiru. Lipatan di bagian atas terlihat seperti gelas. Untuk membuat lipatan gorden tersebut terlihat bulat dan berisi, gorden ini perlu dibentuk dengan teknik khusus. Jika dibandingkan dengan model pinch pleated, jenis goblet pleat akan membuat gorden terkesan lebih bervolume.

Pencil Pleat

Gorden ini memiliki ciri khas berupa lipatan tunggal di bagian atas yang dibuat rapat satu sama lain. Jenis gorden ini biasanya cocok diaplikasikan untuk kamar tidur. Dengan lipatan yang rapat, jenis kain yang cocok digunakan untuk gorden ini adalah kain yang tipis hingga ketebalan medium.

Cartridge Pleat

Gorden ini juga memiliki lipatan – lipatan tunggal di bagian atas. Tetapi jarak antar lipatan dibuat lebih lebar dibandingkan gorden jenis pinch pleated. Hasilnya, bagian atas gorden ini akan menampilkan bentuk – bentuk yang membulat seperti tabung-tabung kecil yang panjang.

Tuxedo Pleat

Tuxedo pleat merupakan gorden dengan lipatan yang lebih besar. Jenis gorden ini biasanya digunakan sebagai elemen dekoratif untuk memberikan kesan formal dan kontemporer. Sesuai dengan namanya, lipatan pada gorden ini terlihat seperti tuxedo.

Valance

Pelmet adalah gorden dekoratif yang digunakan sebagai bingkai dan poni untuk gorden. Pelmet dapat menyembunyikan pemasangan gorden pada kerangka atas jendela. Kehadiran valance tidak bisa sendirian karena harus dipadukan dengan gorden lainnya. Valance menjadi pelengkap untuk gorden agar terlihat sempurna.

Demikian beberapa jenis nama gorden yang ada di pasaran. Bagaimana, apakah Anda sudah menemukan gorden yang sesuai dengan keinginan?

No Responses

Tinggalkan Komentar

Call Now Button