Kesalahan Memilih Warna Interior Rumah

5/5 - (1 vote)

Kesalahan Warna Interior – Ingin memilih warna yang cerah atau justru gelap untuk interior Anda? Warna yang dipilih memang menjadi elemen yang penting dalam desain interior. Apalagi warna-warna ini tidak hanya sekedar mempengaruhi visual, tapi juga suasana dan psikologi penghuninya.

Sayangnya banyak orang yang memilih warna hanya berdasarkan trend atau mencontoh gambar-gambar interior dari internet. Tanpa mempertimbangkan apakah warna tersebut cocok dengan fungsi ruangan dan ukurannya.

Kesalahan Warna Interior

Karena itulah kali ini Raja Gorden akan coba memberikan beberapa informasi penting tentang kesalahan yang sering dilakukan orang ketika memilih warna interior. Dengan begitu Anda bisa menghindarinya kalau ingin mendapatkan warna terbaik.

Apa Saja Kesalahan Warna Interior yang Sebaiknya Dihindari?

  • Memakai warna yang terlalu gelap pada ruangan sempit

Mungkin Anda berpikir bahwa warna yang gelap bisa membantu menghadirkan kesan yang elegan. Padahal tidak semua ruangan cocok dengan warna gelap, apalagi jika ruangan tersebut berukuran kecil. Karena warna gelap dapat membuat ruangan kelihatan semakin sempit dan bahkan pengap.

Karena itu untuk ruangan kecil, Raja Gorden menyarankan Anda mengaplikasikan warna yang terang saja. Karena warna terang apalagi yang berwarna netral seperti putih, krem, beige, dan soft pink membantu memantulkan cahaya ke seluruh ruangan. Dengan begitu akan tercipta ilusi bahwa ruangan terlihat lebih terang dan lebih lapang.

Namun kalau Anda tetap ingin memakai warna gelap maka pastikan bahwa ada pencahayaan ruangan yang cukup.

  • Tidak mencoba sampel warna terlebih dahulu

Banyak orang yang membeli cat dinding atau gorden namun tidak meminta sampel warna terlebih dahulu. Mereka hanya melihat tampilan warnanya melalui foto katalog atau gambar di layar Hp.

Padahal warna yang terlihat pada foto atau layar Hp bisa berbeda dari aslinya. Alhasil ketika sudah diaplikasikan, rupanya warnanya kurang cocok dengan kebutuhan ruangan. Lalu bagaimana cara menghindari kesalahan warna interior ini?

  • Saat ingin memilih warna dinding ada baiknya meminta sampel warna langsung terlebih dahulu. Anda bisa meminta sampel cat dalam jumlah kecil untuk dilihat hasil nyatanya.
  • Begitu pula saat memilih gorden ada baiknya meminta sampel material kain gordennya. Jangan hanya melihat dari gambar katalog saja.

Jika sudah mendapatkan sampel tersebut maka bisa dioleskan atau diaplikasikan pada dinding sebelum betul-betul membeli produk aslinya.

  • Mengabaikan kondisi pencahayaan pada ruangan

Jika ruangan minim cahaya atau terlalu gelap, maka ada baiknya tidak memilih warna dengan tone yang gelap pula. Sayangnya banyak orang yang mengabaikan hal ini demi preferensi warna favorit pribadi, meski nyatanya warna tersebut kurang cocok pada ruangan.

Selain itu warna yang sama bisa terlihat sangat berbeda pada ruangan yang terang vs. yang minim cahaya. Misalnya warna abu-abu muda akan kelihatan hangat pada ruangan yang mendapatkan pencahayaan alami cukup. Dan sebaliknya justru akan kelihatan kusam pada ruangan yang pengap dan gelap.

Bagaimana sebaiknya menghindari kesalahan warna interior ruangan ini?

  • Gunakan warna yang cerah pada ruangan dengan kondisi cahaya minim seperti warna krem, putih, abu-abu muda, soft pink, kuning, atau oranye hangat.
  • Gunakan warna dengan tone agak pekat jika ruangan sudah didominasi warna terang dan pencahayaan juga cukup.

Intinya jangan hanya melihat preferensi warna yang disukai saja, tapi juga kebutuhan dari kondisi pencahayaan kamar / ruang Anda.

  • Menggunakan hanya satu warna pada semua elemen interior

Hanya menggunakan satu warna saja untuk bagian dinding, furniture, plafon dan lantai akan membuat interior terasa datar dan membosankan. Memang awalnya ruangan akan tampak seragam, tapi justru akan membuat mata terasa lelah saat dipandang.

Jadi bagaiman sebaiknya untuk tidak melakukan kesalahan warna interior di rumah ini?

  • Padukan beberapa kombinasi warna, namun jangan berlebihan. Misalnya warna dinding yang berbeda dengan warna furniture di dalam ruangan.
  • Berikan variasi pada detail-detail dekorasi ruangan misalnya jika dinding sudah dicat warna putih, maka gunakan warna gorden yang kontras seperti biru atau merah muda.

Anda juga bisa memilih gradasi warna yang berbeda namun tetap senada misalnya abu-abu muda dipadu abu-abu tua. Supaya secara visual tetap kelihatan serasi dan tidak terlalu tabrakan.

  • Tidak memperhatikan saturasi warna

Apa itu saturasi warna? Ini merupakan tingkat kecerahan atau saturasi jenis-jenis warna misalnya warna biru pastel dengan visual lembut, sedangkan biru elektrik lebih ke warna mencolok yang enerjik.

Namun ada banyak orang pula yang mengabaikan tingkat saturasi atau kecerahan warna seperti ini. Mereka berpikir yang penting warna biru dan terserah ingin biru yang seprti apa. Padahal warna tersebut pun menawarkan saturasi yang beragam. Jadi bagaimana baiknya?

  • Gunakan warna yang saturasinya lebih kuat dan cerah untuk memberikan aksen pada ruangan
  • Pilih warna dengan saturasi yang rendah pada ruang istirahat seperti kamar tidur atau ruang keluarga. Agar mata tetap terasa nyaman saat melihatnya.

Intinya jangan asal mengikuti tren warna saja dan alhasil melakukan berbagai macam kesalahan warna interior seperti di atas.

Kesalahan Dalam Memilih Warna Gorden untuk Interior

Kesalahan dalam memilih warna interior pun juga bisa terjadi saat memilih warna gorden misalnya:

  • Memilih warna gorden yang bertabrakan dengan warna dinding. Akibatnya? Ada satu visual area ruangan jadi kelihatan mencolok dan gorden juga kurang menyatu dengan interior.
  • Menggunakan warna gorden yang terlalu gelap pada ruangan yang minim cahaya. Apalagi jika dinding sudah dominan warna gelap, maka menggantung gorden dengan tingkat kecerahan yang rendah akan membuat ruangan jadi terasa sempit dan pengap.
  • Memilih warna gorden dengan mengabaikan warna furniture ruangan. Misalnya gorden tidak dilihat apakah sudah serasi dengan furniture kursi, meja, atau bahkan rak dan kabinet.
  • Memilih warna dengan motif yang terlalu ramai, apalagi kalau ruangan sudah penuh dekorasi. Malahan hal ini akan membuat suasana interior jadi terasa penuh dan sesak saat dipandang.
  • Menggunakan warna gorden yang sama di seluruh ruangan di dalam rumah. Padahal belum tentu ruangan yang berbeda punya ukuran dan fungsi serta kebutuhan yang sama.
  • Tidak memperhatikan pemilihan warna gorden yang netral, padahal warna netral sangat cocok untuk membantu memantulkan cahaya di ruangan sempit.

Kalau Anda sekarang ini khawatir melakukan kesalahan warna interior terutama saat memilih gorden. Maka sebaiknya Anda segera konsultasi interior bersama Raja Gorden, terutama dalam hal memilih produk tirai / gorden yang terbaik.

Apalagi karena di pasaran sendiri tersedia beragam produk gorden yang dibedakan dari material, ukuran, model, serta teksturnya. Untungnya Raja Gorden sendiri memang sengaja menawarkan layanan pasang gorden disertai konsultasi.

Konsultasi ini bermanfaat agar customer menemukan produk gorden untuk interior sesuai kebutuhan preferensi dan kebutuhan ruangan itu sendiri. Hubungi 081219643240 atau email ke hi@rajagorden.co.id kalau Anda mau menghindari kesalahan warna interior lewat pengalaman profesional seperti kami.

Leave a Reply