Kesalahan Desain Jendela Rumah

5/5 - (1 vote)

Kesalahan Desain Jendela – Jendela itu bukan hanya untuk mempercantik rumah, karena fungsinya sangat krusial untuk kesehatan dan kenyamanan hunian. Jendela mendukung sirkulasi udara dan sistem pencahayaan, selain itu juga mempengaruhi keamanan dan kesegaran ruangan.

Kesalahan pada desain jendela bisa membuat ruangan terasa panas, pengap, atau justru terlalu terang. Belum lagi kalau ukuran dan posisinya tidak pas, maka penghuni bisa merasa kurang nyaman saat beraktivitas di dalam ruangan.

Kesalahan Desain Jendela

Lebih parahnya, desain yang salah dapat memicu kebocoran saat hujan deras, kelembapan dan dinding yang berjamur. Di bawah ini Raja Gorden akan coba berikan beberapa contoh kesalahan yang umum dilakukan orang saat mendesain dan pasang jendela mereka.

Kesalahan Desain Jendela Rumah yang Tidak Boleh Diabaikan

  • Dipasang terlalu tinggi atau terlalu rendah

Jendela yang dipasang terlalu tinggi akan susah dibuka atau dibersihkan nantinya. Dan sebaliknya, jendela yang terlalu rendah akan mengurangi privasi sekaligus berbahaya untuk keamanan, apalagi kalau di rumah Anda ada balita atau anak kecil.

Kesalahan desain jendela terlalu tinggi atau rendah ini sering diabaikan. Padahal sebaiknya posisi ketinggian jendela disesuaikan dengan fungsi ruangan, aktivitas penghuni, dan ketinggian furniture pada ruangan.

  • Seluruh jendela menghadap ke satu arah

Ini adalah kesalahan yang bisa membuat sistem ventilasi silang (cross ventilation) jadi kurang efektif. Rumah akan terasa pengap karena angin yang masuk tidak memiliki jalur untuk berputar dan keluar lagi.

Sebaiknya kesalahan semacam ini dihindari karena membuat sirkulasi udara jadi tidak optimal. Solusinya yaitu memosisikan jendela di berbagai sisi yang berbeda agar udara dan cahaya alami bisa masuk dari beberapa arah.

  • Ukuran terlalu kecil atau terlalu besar

Jendela yang kekecilan bisa membuat sirkulasi udara dan cahaya berkurang, membuat ruangan jadi terasa pengap dan lembap. Jadi, jangan heran kalau Anda merasa tinggal di dalam gua yang sumpek.

Dan sebaliknya, jendela yang terlalu besar bisa membuat ruangan silau dan terasa panas karena cahaya berlebihan.

Bagaimana baiknya? Ukuran jendela sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan, arah matahari, dan kebutuhan pencahayaan.

  • Salah memilih jenis kaca

Kesalahan desain jendela rumah yaitu pemilihan jenis kaca jendela hanya berdasarkan harga dan tampilan saja. Padahal berbeda fungsi ruangan, maka baiknya berbeda pula jenis kacanya.

Contohnya pada kamar mandi atau ruangan yang membutuhkan privasi tinggi, maka kaca bening mungkin tidak cukup. Sebaiknya pilih kaca tempered tinted atau frosted glass untuk menambah privasi. Selain itu, pemasangan gorden jika sudah terlanjur memasang kaca bening juga dapat dilakukan.

  • Mengabaikan sistem penguncian

Pernah melihat jendela yang susah dibuka atau justru susah ditutup? Mungkin ada kesalahan desain jendela pada sistem pengunciannya. Jendela yang bagus tidak hanya memperhatikan bingkai yang menarik, tapi juga harus memperhatikan sistem kunci.

Pastikan bagian handle, engsel dan sistem kuncian berfungsi baik. Ingat sistem penguncian yang ringkih maka berisiko mudah dibobol oleh pencuri.

  • Mengabaikan aspek keamanan

Untuk jendela yang terletak tepat di pinggir jalan raya, dekat akses masuk rumah, di kamar anak, atau ada di lantai dasar. Maka sistem keamanan sangatlah penting untuk diperhatikan agar tidak mudah dibobol.

Sayangnya banyak yang suka mengabaikan hal ini, misalnya tidak memasang teralis. Sebaiknya pasang teralis (yang tetap bisa dibuka tutup) untuk menambah keamanan hunian.

  • Tidak menyesuaikan dengan desain rumah

Pernah melihat ada rumah klasik atau tradisional, tapi desain jendelanya minimalis modern? Ini adalah kesalahan desain jendela yang banyak dilakukan, yaitu mengabaikan keserasian antara desain jendela dengan desain rumah menyeluruh.

Memasang jendela aluminium bergaya modern di rumah konsep klasik Eropa akan tampak aneh. Karena itu, gaya jendela sebaiknya harus harmonis dengan konsep arsitektur bangunan utama.

  • Lupa mendempul sekitar jendela

Terkadang ada celah-celah kecil di antara kusen jendela dan dinding. Celah ini sering diabaikan dan dibiarkan terbuka begitu saja tanpa penutup dari dempul (sealant). Akibatnya air hujan akan mudah masuk dan merembes, sehingga bisa merusak jendela sekaligus dinding rumah Anda.

Sebaiknya tambahkan proses sealing atau pendempulan saat memasang jendela. Terutama pada bagian sambungan untuk mencegah air hujan masuk.

  • Lupa memasang lubang air (weep hole)

Pada jendela dengan kusen logam yang mudah berkarat atau berisiko kena korosi, maka adanya lubang air / weep hole sangatlah penting. Lubang ini berfungsi sebagai tempat keluarnya air yang terkumpul di dalam kusen karena air hujan.

Lubang ini mungkin tampak kurang penting, tapi sebetulnya fungsinya besar karena mencegah air mengumpul dan mengendap di kusen. Karena itu, jangan abaikan pemasangan jendela dengan tambahan lubang ini.

Kesalahan Desain Jendela

Bagaimana Cara Mendesain Jendela yang Benar?

  • Rencanakan ventilasi silang: Usahakan pasang dua jendela yang berseberangan atau berhadapan pada satu ruangan. Gunanya untuk memastikan udara bisa keluar dan masuk secara leluasa.
  • Sesuaikan dengan arah datangnya matahari: Hindari memasang jendela yang terlalu besar jika ruangan menghadap arah datangnya matahari. Kalau terpaksa maka pasang gorden untuk memfilter cahaya yang masuk.
  • Pilih material kusen yang tangguh: Pilihlah material kusen yang tahan terhadap perubahan suhu dan cuaca. Misalnya kusen anti rayap dari aluminum atau UPVC berkualitas tinggi.
  • Perhatikan tata letak furniture: Jangan sampai posisi jendela sudah dibuat tapi ternyata malah terhalang lemari atau meja di ruangan. Karena itu selalu perhatikan posisi furniture saat memasang jendela.

Desain Jendela Rumah Minimalis

Sudah Terlanjur Salah Mendesain Jendela? Gorden Bisa Jadi Solusi Terbaik!

Beberapa kesalahan desain jendela di rumah yang sudah terlanjur ada bisa diperbaiki dengan cara mudah. Misalnya dengan memasang tirai atau gorden seperti:

  • Jendela kekecilan:

Kalau jendela tampak kekecilan dibandingkan bidang dinding ruangan maka cobalah pasang tirai di atas bingkai jendela dan ukuran yang lebih lebar dari kusen untuk membuatnya tampak besar.

  • Jendela terlalu rendah:

Posisi jendela yang terlalu rendah dapat membuat proporsi dinding tidak balance / seimbang. Selain itu, privasi juga jadi berkurang apalagi kalau jendela menghadap jalan raya.

Pasang tirai sebagai solusinya untuk menambah privasi, sebaiknya pasang dari area atas dinding sampai mendekati lantai untuk mengalihkan perhatian posisi jendela yang terlalu rendah.

  • Jendela terlalu banyak memasukkan cahaya

Jendela yang kebesaran bisa membuat ruangan terasa panas, apalagi posisi jendela menghadap datangnya cahaya matahari. Solusinya? Pasang tirai untuk membantu filter cahaya yang masuk agar ruangan tidak terlalu silau dan panas.

  • Desain jendela kurang menarik

Kalau bentuk dan desain jendela tampak ‘biasa saja’, maka Anda bisa meningkatkan estetikanya dengan memasang gorden cantik. Pilihlah warna, material, tekstur dan layer yang pas sesuai dengan bentuk dan gaya jendela. Jangan lupa juga untuk menyesuaikannya dengan konsep arsitektur ruangan secara keseluruhan.

Infografis Raja Gorden

Jadi, tidak semua kesalahan desain jendela harus diselesaikan dengan renovasi besar-besaran yang pastinya makan banyak biaya. Ada SOLUSI paling gampang yaitu lewat pemasangan tirai atau gorden ini.

Butuh solusi tirai terbaik yang pas dengan desain jendela Anda? Cukup hubungi Raja Gorden kami yang menawarkan layanan konsultasi, produksi, dan pemasangan gorden berbagai kebutuhan. Mulai terhubung bersama tim profesional kami melalui 081219643240 atau email ke hi@rajagorden.co.id.

Leave a Reply