Desain Jendela Pengaman Minimalis

Desain Jendela Pengaman Minimalis – Tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi jendela, teralis juga merupakan salah satu komponen yang bisa memberikan perlindungan rumah. Sehingga hunian akan lebih aman dari pencuri yang masuk, atau pun binatang yang hendak menerobos melalui jendela.

Desain Jendela Pengaman Minimalis

10 Contoh Model Desain Jendela Pengaman Minimalis Berteralis

  1. Pengaman jendela model labirin

Teralis labirin biasanya terbuat dari besai atau aluminium dan di cat berwarna putih atau hitam. Sangat cocok dipasang pada rumah dengan nuansa minimalis modern. Meski memiliki bentuk lekukan seperti labirin, namun desain ini mampu memberi kesan simpel pada rumah.

  1. Pengaman jendela model ulir wajik

Model teralis seperti ini berbentuk wajik atau belah ketupat yang diberi aksen ulir pada kerangkanya. Kesan klasik ditimbulkan dari sentuhan ulir wajik ini, sehingga kerap ditemukan pada rumah-rumah gaya Barat kuno. Biasanya diberi cat kecokelatan yang mengkilap sebagaimana warna besi alami.

  1. Pengaman jendela model wajik

Sama seperti ulir wajik, pengaman jendela model wajik ini pun sekilas memiliki kemiripan. Hanya saja teralis-teralisnya dibuat dengan model polos tanpa adanya gelombang ulir. Sehingga memberi kesan lebih sederhana dan tidak “berat” ketika dipadu dengan ornamen yang lain.

Dibandingkan tipe ulir wajik, model polos ini dibuat dengan sedikit lebih rapat dan bisa dicat sesuai tema rumah. Biasanya teralis wajik kerap dijumpai pada bangunan Eropa dan Amerika. Namun tentu saja pemilik yang tinggal di Indonesia pun patut mencobanya juga.

  1. Pengaman jendela model horizontal vertikal

Model teralis yang cukup banyak digunakan karena memiliki kerapatan tinggi sehingga sudah pasti lebih aman. Bentuknya yang simpel sangat mudah dikombinasi dengan berbagai tipe desain rumah.

  1. Pengaman jendela model persegi panjang

Teralis berbentuk persegi panjang, memiliki sisi panjang yang dipasang vertikal dengan jarak yang renggang dibanding tipe di atas. Biasanya kerap ditemukan pada rumah-rumah minimalis yang dicat dengan warna putih atau hitam untuk kesan modern.

  1. Pengaman jendela model kotak

Bentuk ini juga cenderung polos sehingga mudah dikombinasikan dengan tipe desain apa saja. Meski sekilas mirip dengan model persegi panjang, namun desain pengaman jendela minimalis harga terjangkau tipe kotak dapat memberikan kesan tersendiri.

  1. Pengaman jendela model geometris

Aksen ini kerap ditemui pada bangunan bergaya China atau wilayah Asia Timur lain. Biasanya menggunakan material kayu yang dicat dengan warna coklat yang mampu memberi kesan hangat.

  1. Pengaman jendela model ulir Eropa

Kerap dijumpai pada rumah-rumah Eropa abad ke-16 hingga ke-18. Model ini sering dipakai pada jendela kamar loteng. Dengan bentuk persegi dan membulat di bagian ujungnya, maka tipe ulir Eropa sangat pas menjadi pelengkap desain Victorian hingga Country.

  1. Pengaman jendela model jepang

Rumah-rumah Tatami ala jepang kerap menggunakan pengaman jendela model ini. Bentuknya persegi dan sangat sederhana yang terdiri dari dua lapisan. Teralis ini terbuat dari kayu yang dicat sesuai warna alami mereka.

  1. Pengaman jendela model Renaisans

Model Renaisans yang ini mampu memberikan kesan rumah vintage yang klasik. Gaya ini juga sering ditemui pada kastel-kastel Eropa dengan ulir yang dibuat berukir mewah. Selain cantik, tentunya desain pengaman jendela minimalis berkualitas mampu menjaga dalam rumah tetap aman.

Tips Pemasangan Pengaman Jendela Minimalis

  1. Jarak jendela dengan jeruji teralis

Pada saat pemasangan pengaman ini jangan lupa untuk memperhitungkan jarak jeruji teralis dengan jendela. Hal tersebut selain demi keamanan, secara estetik juga akan jauh lebih indah.

Sekat yang pas memungkinkan pemilik masih bisa menikmati pemandangan di luar jendela, namun tetap safety. Biasanya ukuran yang pas yakni tidak melebihi 30cm. Jarak antar jerujinya pun juga harus cukup rapat idealnya 10-20cm.

  1. Menyembunyikan baut teralis

Pasanglah baut di tempat yang tersembunyi dan susah dijangkau sehingga menjaga rumah dari pelaku pencurian. Maling tidak akan mudah menemukan dan melepas pemasangan teralis.

Lebih aman lagi jika baut tersebut dipasang di arah dalam sehingga pemilik tidak perlu ke luar rumah hanya untuk melaksanakan perbaikan. Proses bongkar pasangnya akan menjadi jauh lebih mudah.

  1. Sistem buka tutup pada salah satu sisi teralis

Buat salah satu sisi teralis untuk bisa dibuka tutup dari dalam, sehingga pemilik bisa dengan gampang melakukannya. Hal ini sangatlah penting jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa yang tidak terduga.

Pemilik akan lebih mudah mengevakuasi diri tanpa harus menjadikan pintu utama sebagai satu-satunya jalan ke luar. Sehingga seluruh anggota keluarga bisa dengan cepat menyelamatkan diri.

Perawatan Pengaman Jendela Minimalis

  1. Membersihkan dari debu

Bersihkan teralis dari debu terutama di bagian sela-selanya. Dengan begitu tampilan teralis akan tetap bersih dan terbebas dari kotoran. Pemilik bisa menggunakan kemoceng atau kain yang halus agar mudah menjangkau ke bagian tertentu.

Lakukan hal ini secara rutin agar tampilan desain pengaman jendela minimalis aluminium senantiasa maksimal serta tidak terlihat kusam.

  1. Hilangkan karat

Kebanyakan bahan teralis terbuat dari besi atau logam yang gampang teroksidasi oleh pengaruh suhu atau air. Hal ini menyebabkan tampilannya menjadi kurang cantik dengan karat di beberapa bagian.

Karat bisa dihilangkan dengan cara diampelas dengan kuat menggunakan kertas khusus. Setelah itu teralis bisa dicat ulang dengan memberikan minyak pelumas agar tampilannya tetap mengkilap.

  1. Cat pelitur pada pelindung jendela kayu

Selain logam, teralis juga terbuat dari bahan kayu. Umumnya material jenis ini kerap ditemui pada desain rumah bergaya Cina, Jepang, Korea, atau Asia Timur lain. Musuh utama kayu ialah pelapukan yang biasanya disebabkan oleh rayap.

Rayap akan memakan kayu-kayu tersebut dari dalam sehingga menyebabkan material mudah keropos. Tampilannya pun kurang menarik dan cepat kotor karena akan menimbulkan sisa-sisa keropos berupa butiran pasir.

Untuk itu pemilik desain pengaman dari kayu wajib melapisi teralisnya dengan pelitur anti rayap. Selain itu lapisi juga dengan cat yang kedap air karena kayu juga sangat mudah lapuk oleh perubahan cuaca yang ekstrem.

  1. Lapisi dengan pelindung anti karat

Jangan lupa untuk memberikan cairan anti karat secara berkala apalagi jika teralis terbuat dari bahan logam. Pelindung ini mampu mencegah besi teroksidasi sehingga karat pun tidak akan muncul.

Dengan melapisi pelindung anti karat, maka teralis logam memiliki daya tahan lebih optimal terhadap segala bentuk perubahan cuaca pemicu oksidasi. Lakukan proses pelapisan ini secara berkala tergantung dari tingkat kelembapan rumah. Jika hunian kerap lembap, maka frekuensi pelapisan bisa lebih sering.

  1. Hindari dari hujan

Ketika teralis di dalam ruangan terkena air hujan, segera lap hingga kering. Air hujan mengandung asam yang mampu mempercepat pengelupasan pada logam. Hal ini akan membuat teralis lebih cepat karatan meski telah dilindungi lapisan anti karat.

Beragam bentuk desain pengaman jendela minimalis bisa dipilih dan disesuaikan dengan selera pemilik rumah. Jangan lupa gunakan teralis berkualitas sehingga bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Untuk membuat jendela lebih cantik, bisa memadukan dengan gorden dari Raja Gorden di 081219643240 / email ke hello@rajagorden.com.

5/5 - (7 votes)

Leave a Reply