Tips Memilih Bahan Wallpaper Dinding

Tips Memilih Bahan Wallpaper Dinding – Dalam memilih wallpaper dinding Anda juga harus memperhatikan pemilihan bahannya. Bahan yang digunakan saat ini sudah cukup banyak menyesuaikan dengan harga jualnya.

Tips Memilih Bahan Wallpaper Dinding

Hal ini juga berpengaruh dengan zat alergen yang mungkin terkandung dalam wallpapernya. Jadi selalu baca dan telusuri bahan dari wallpaper ruangan sebelum menggunakannya.

Tips Memilih Bahan Wallpaper Dinding Agar Tidak Berbahaya

  • Pilih yang tidak ada kandungan bahayanya

Hal pertama yang penting dalam memilih wallpaper dinding adalah tidak adanya kandungan zat kimia di dalamnya. Kandungan zat berbahaya ini dalam jangka pendek maupun panjang jelas memberikan dampak buruk. Apalagi jika Anda memiliki alergen terhadap zat kimia tersebut. Jangan lupa mengecek keamanan dari wallpaper sebelum membelinya.

Cara mengecek sekilas bisa dilakukan dengan mencium aroma dari wallpapernya, jika terlalu menyengat lebih baik jangan dibeli. Kemudian jika sempat lakukan pengecekan pada tekstur dan juga transfer warnanya. Jika warnanya berpindah ke tangan bisa jadi menggunakan bahan tidak aman. Namun jika tidak menimbulkan kecurigaan apapun Anda bisa menggunakan wallpaper tersebut.

  • Pilih yang menempel dengan mudah

Hal kedua yang penting dalam tips memilih bahan wallpaper dinding terbaru adalah memilih bahan yang mudah menempel. Menempel wallpaper dinding merupakan kegiatan paling menantang untuk dilakukan. Selain memerlukan ketelitian Anda juga harus sabar dalam memasangnya sampai ujung ruangan akhir. Apalagi jika bahan wallpaper yang dibeli tidak mendukung.

Anda bisa melihat permukaan wallpaper terlebih dahulu jika terlalu licin sebagian besar tidak bisa menempel dengan baik. Beberapa wallpaper memiliki keterangan bahan dari plastik produknya. Bacalah instruksi pemasangan dan keterangan yang tertera untuk mendapatkan informasi mengenai kemudahan pemasangannya.

  • Sesuaikan dengan jenisnya

Anda harus tahu bahwa saat ini sudah tersedia wallpaper dengan dua jenis yakni langsung tempel atau menggunakan lem. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Biasanya untuk yang langsung tempel memiliki bahan yang lebih tebal dan kaku. Bahkan bentuknya juga berupa kotak-kotak tertentu sehingga harus diukur kebutuhannya dalam ruangan.

Untuk ruangan yang luas agar lebih hemat Anda bisa menggunakan tipe wallpaper dengan lem saja. Namun untuk memilih lemnya juga harus diperhatikan kualitasnya agar menempel dengan sempurna. Sementara untuk wallpaper tempel cocok untuk area yang sedikit saja agar tidak terlalu banyak budgetnya.

  • Gunakan model sticker

Hal keempat untuk tips memilih bahan wallpaper dinding termudah adalah lebih mengutamakan penggunaan sticker. Bahan sticker mudah sekali menempel di dinding jadi pemasangannya menjadi lebih cepat. Namun jangan lupa memperhatikan beberapa hal khusus agar bisa menempel lebih lama di dinding. Yang pertama adalah pastikan kondisi dinding dalam keadaan bersih dan tidak berlumut.

Kemudian lakukan pengeringan dan penambalan pada bagian tembok yang rusak. Barulah jika sudah siap bisa dipasangkan wallpaper bentuk sticker ini. Lakukan pemasangan dari area yang terkecil dan paling atas terlebih dahulu. Barulah lepas kertas sticker perlahan dan tempelkan pada dinding secara perlahan.

  • Tentukan pilihan

Hal penting kelima yang harus diperhatikan adalah bisa menentukan pemilihan wallpaper dinding sesuai pilihan saja. Antara tipe sticker maupun menggunakan lem sebenarnya sama saja tergantung ketelatenan dan proses eksekusinya.

Tentukan saja kemudahan versi Anda untuk memudahkan prosesnya dari awal sampai akhir. Dengan begitu pemasangannya bisa lebih dinikmati tanpa ada rasa beban.

Rekomendasi Bahan Untuk Wallpaper

Selain memperhatikan tipe wallpaper yang dibutuhkan, Anda bisa memilih juga berdasarkan jenis bahan yang digunakan. Adapun bahan yang bisa dipakai untuk wallpaper bisa dilihat sebagai berikut:

  • Foil

Bahan pertama yang bisa digunakan adalah bahan foil. Bahan ini terbuat dari kertas timah yang diletakkan pada bagian atas wallpaper intinya. Itulah yang membuat wallpaper dari bahan ini memiliki kilauan yang menarik. Kekurangan dari bahan ini adalah lebih cepat robek karena ketipisannya. Selain itu juga kurang cocok untuk dinding dengan tekstur yang tidak halus dan lebih lembap.

Termasuk jenis kertas sehingga untuk pemasangannya membutuhkan penggantian yang lebih sering. Apalagi jika tidak dirawat dengan baik maka masa keawetannya juga menjadi tidak terjamin.

  • Beludru

Bahan kedua dari tips memilih bahan wallpaper dinding terpercaya ini adalah beludru. Bahan ini bukan termasuk kertas maupun tipe kain. Terbuat dari serat wol jadi lebih tebal dari keduanya. Hanya saja bahan ini memberikan kesan yang cukup elegan dan klasik di dalamnya.

Bahan beludru juga mampu menyerap rasa dingin dalam ruangan cukup baik. Apalagi pilihan warna dan motif saat ini sudah cukup banyak. Jadi sesuaikan saja dengan keinginan dan style Anda.

  • Vinyl

Bahan ketiga yang juga bagus untuk wallpaper adalah vinyl. Bahan ini memiliki struktur lebih tebal dari kertas dan elastis. Jadi ketika dipasang juga tidak mudah robek dan aman untuk tembok yang kasar. Bahan ini juga lebih kedap air sehingga cocok untuk area yang lembap. Vinyl adalah pilihan yang tepat untuk Anda yang suka dengan wallpaper lem.

Agar tidak membosankan pasangkan bahan vinyl ini dengan bahan atau motif lainnya dalam ruangan. Hal ini membuat harmonisasi dalam ruangan menjadi lebih nyaman untuk ditempati. Memadukan dua bahan untuk wallpaper juga memiliki fungsi untuk memberikan ketahanan lebih baik.

  • Heavy duty paper

Rekomendasi bahan selanjutnya yang juga bagus digunakan adalah heavy duty paper. Berbeda dengan tipe kertas biasa, bahan ini memiliki bentuk yang lebih tebal dan timbul. Cocok untuk jenis wallpaper yang biasanya dipakai untuk spot khusus dalam ruangan. Banyak dipakai juga untuk jenis wallpaper 3D seperti tokoh kartun, lukisan dan tokoh penting sebagai wallpapernya.

Harga dari bahan ini memang sedikit lebih mahal dari jenis wallpaper kertas biasanya. Hanya saja bisa menjadi alternatif paling tepat untuk menutupi kekurangan pada tembok tanpa harus menutupi keseluruhan.

  • Kain

Bagi Anda yang memiliki bentuk dinding yang kering dan tidak lembap bisa menggunakan bahan kain. Bahan kain juga memberikan banyak pilihan warna maupun motif ketika digunakan. Untuk pemasangannya bisa menggunakan lem premium agar bisa merekat dengan baik. Dari segi harga bahan, kain sedikit lebih mahal dibandingkan kertas.

  • Kertas

Bahan terakhir untuk pembuatan wallpaper adalah kertas. Kertas sangat banyak dipakai untuk pelapisan wallpaper dalam jangka pendek. Hal ini sesuai dengan harganya yang murah namun memiliki tingkat keawetan yang buruk. Apalagi jika kondisi dinding ruangannya lembap, kasar dan kurang bisa menempel. Sementara untuk alat perekatnya ada yang langsung ditempel ada juga yang membutuhkan lem untuk olesannya. Selain itu pilihan motif dan warnanya juga beragam sama halnya dengan kain.

Ketika menggunakan tips memilih bahan wallpaper dinding ini tentu membutuhkan kriteria sesuai budget dan kondisi ruangannya juga. Anda bisa mengecek terlebih dahulu kebutuhan dalam ruangan yang akan diberikan wallpaper dinding. Jika masih bingung silahkan konsultasikan dengan Raja Gorden di 0812 1964 3240 (09.00 – 17.00 WIB) atau email ke hello@rajagorden.com.

Tinggalkan Komentar